Yogyakarta – Kemantren Kotagede kembali menyelenggarakan Kotagede Mencari Bakat (KMB) ke-11 pada Jumat–Sabtu, 10–11 Juli 2026. Bertempat di Halaman Kantor Kemantren Kotagede, Jalan Nyi Wiji Adisoro No. 39, Prenggan, Kota Yogyakarta, kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat dalam Menguatkan Talenta Seni, Budaya, dan Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pembangunan Kota Yogyakarta.”
Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraan, KMB terus berkembang sebagai ajang pembinaan, pengembangan, dan apresiasi potensi seni masyarakat. Selain menjadi wadah kompetisi, KMB juga berfungsi sebagai sarana penggalian potensi, pemutakhiran basis data pelaku seni, serta penguatan ekosistem kesenian yang melibatkan seniman, kelompok seni, dan sanggar di wilayah Kemantren Kotagede. Peserta kegiatan merupakan masyarakat dan pelajar yang berdomisili maupun bersekolah di wilayah Kemantren Kotagede.
Tahun ini, KMB menghadirkan empat cabang lomba, yaitu fotografi on the spot, melukis, tari, dan vokal. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan mini ekshibisi karya peserta, talkshow, pemberian KMB Award kepada tokoh seni yang berjasa dalam pelestarian kebudayaan di Kotagede, serta pameran produk UMKM yang menampilkan kuliner, kerajinan, dan fesyen lokal.
Penyelenggaraan KMB ke-11 menjadi istimewa karena Kemantren Kotagede berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Tim LPPM ISI Yogyakarta berperan dalam pengembangan konsep kegiatan sehingga menghadirkan format kompetisi yang lebih inovatif dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui keterlibatan akademisi ISI Yogyakarta sebagai dewan juri, yaitu Ketua LPPM ISI Yogyakarta Dr. Eli Irawati, S.Sn., M.A. dan Kepala Pusat Inovasi dan Penerbitan LPPM ISI Yogyakarta Riza Septriani Dewi, S.Ds., M.Ds. Unsur praktisi seni diwakili oleh seniman Kotagede, Anter Asmorotedjo, M.Sn., sehingga proses penilaian memadukan perspektif akademis dan pengalaman praktis di bidang seni.
Mantri Pamong Praja Kemantren Kotagede, Komaru Ma’arif, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPPM ISI Yogyakarta yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan Kotagede Mencari Bakat Tahun 2026 sehingga menghadirkan pengembangan konsep dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini KMB melombakan empat cabang seni dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Ke depan, kolaborasi ini akan terus kami lanjutkan karena KMB merupakan event unggulan Kemantren Kotagede yang sedang kami dorong menjadi inovasi perangkat daerah,” ujarnya.
Inovasi konsep penyelenggaraan tersebut turut meningkatkan antusiasme masyarakat. Jumlah peserta meningkat dari 56 individu maupun tim pada tahun 2025 menjadi 75 individu maupun tim pada tahun 2026. Seluruh karya peserta cabang fotografi dan melukis dipamerkan dalam mini ekshibisi di Pendopo Abdi Praja Kemantren Kotagede sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni lokal.
KMB ke-11 juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho, S.STP., M.Si., yang mewakili Wali Kota Yogyakarta, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro, S.E., jajaran LPPM ISI Yogyakarta, Forkompimtren Kemantren Kotagede, serta para tokoh seni dan budaya di Kotagede.
Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku seni, KMB diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, regenerasi seniman, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi kreatif. Dengan demikian, KMB diharapkan mampu terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kota Yogyakarta yang berbasis pada seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.