PISN ISI Yogyakarta UMKM Kenanga Batik Penguat Ekonomi Lokal

PISN ISI Yogyakarta UMKM Kenanga Batik Penguat Ekonomi Lokal

Penyerahan peralatan kepada UMKM Kenanga Batik. (Sukro Riyadi)

Krjogja.com – BANTUL – Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan serah terima peralatan kepada UMKM Kenanga Batik di Dusun Bakulan Wetan, Kalurahan Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bertajuk “Optimalisasi Teknologi Tepat Guna Batik Cap–Tie-Dye dan Inovasi Desain Modern Sebagai Strategi Peningkatan Mutu dan Penjualan UMKM Kenanga Batik”.

Program itu sebagai inisiatif nyata dalam mendorong keberdayaan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Penyerahan peralatan dipimpin Ketua, Dr. Sugeng Wardoyo, M.Sn., didampingi Anggota Pelaksana Riza Septriani Dewi dan Arif Suharson.

Ketua Program PISN 2026, ISI Yogyakarta, Dr. Sugeng Wardoyo, M.Sn, Kamis (21/5) mengatakan, dalam kegiatan yang digelar Jumat pekan lalu itu dihadiri 25 orang anggota kelompok Kenanga Batik, perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISI Yogyakarta.

Peralatan dirancang untuk mendukung teknik batik cap dan tie-dye, merupakan metode produksi dengan potensi peningkatan nilai jual dan daya saing produk batik UMKM Kenanga Batik di pasar lokal dan nasional.

“UMKM Kenanga Batik merupakan contoh bagaimana ekonomi kreatif berbasis budaya dapat berkontribusi pada sistem kemandirian bangsa. “Melalui pengembangan batik sebagai produk seni bernilai ekonomi, UMKM ini tidak hanya menjaga keberlanjutan warisan budaya, tetapi juga menciptakan sumber penghidupan yang mandiri bagi masyarakat,” ujar Sugeng Wardoyo.

Dijelaskan, peningkatan keterampilan, inovasi desain, dan pemanfaatan pemasaran digital mendorong para perajin menjadi pelaku ekonomi kreatif yang berdaya saing. Sehingga mengurangi ketergantungan pada sektor kerja informal yang rentan.

Artinya, UMKM Kenanga Batik berperan sebagai penguat ekonomi lokal yang menopang kemandirian nasional melalui pengembangan usaha kreatif berbasis identitas budaya Indonesia.

Dijelaskan, program Inovasi Seni Nusantara (PISN) melalui pendampingan UMKM Kenanga Batik berkontribusi langsung dalam peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek keterlibatan dosen dan mahasiswa di luar kampus, kolaborasi dengan mitra masyarakat, serta hilirisasi hasil keilmuan di bidang seni, desain, dan ekonomi kreatif.

Kegiatan pendampingan itu menjadi wahana penerapan keahlian akademik secara nyata untuk memecahkan persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat, sehingga memperkuat relevansi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain menghasilkan luaran akademik seperti artikel ilmiah dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Program tersebut membangun jejaring kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan UMKM, yang secara strategis mendukung capaian IKU sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dan pembangunan berbasis budaya.

PISN melalui pendampingan UMKM Kenanga Batik juga menjadi tonggak penting dalam membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran berdasarkan usia dan jenis kelamin. Program ini membuka ruang kerja produktif bagi kelompok usia produktif, khususnya perempuan dan masyarakat terdampak pasca pandemi, melalui kegiatan membatik yang fleksibel dan berbasis rumah tangga.

“Melalui PISN, ISI Yogyakarta hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan seni, tetapi sebagai mitra nyata masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal. Serah terima peralatan ini adalah awal dari sinergi jangka panjang yang kami bangun bersama UMKM Kenanga Batik,” ujarnya. (Roy)

Konten ini telah tayang di https://www.krjogja.com/ dengan judul “PISN ISI Yogyakarta UMKM Kenanga Batik Penguat Ekonomi Lokal”, Sukro Riyadi, Krjogja

Klik untuk baca: https://www.krjogja.com/bantul/1247395624/pisn-isi-yogyakarta-umkm-kenanga-batik-penguat-ekonomi-lokal

Cari
Kategori

Bagikan postingan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian