Lokakarya Teknik Penyusunan Proposal Pengabdian kepada Masyarakat Program Hibah DRPM Tahun 2021

Pada tanggal 26 Juli 2021 LPPM ISI Yogyakarta telah melaksanakan Lokakarya Teknik Penyusunan Proposal Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Program DRPM Tahun 2021. Dosen calon pengaju proposal yang diundang dalam lokakarya ini sejumlah 74 orang.

Tujuan penyelenggaraan lokakarya adalah untuk meningkatkan jumlah proposal hibah Pengabdian kepada Masyarakat DRPM. Di samping itu, LPPM ISI Yogyakarta juga memiliki harapan agar jumlah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh DRPM meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada kesempatan ini Dr. St. Hanggar Budi Prasetya, M. Si selaku Pembantu Rektor I memberikan sambutan dan membuka lokakarya.  Pada sambutannya disampaikan bahwa tuntutan kegiatan akademik melalui penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat akan selalu terkait.

MBKM yang sekarang diterapkan oleh PT seluruh Indonesia juga memberikan peluang bagi dosen untuk bersama dengan mahasiswa melakukan kegiatan ini yang dapat dikonversikan menjadi pembelajaran di luar kampus.

Ketua LPPM ISI Yogyakarta, Dr. Nur Sahid, M. Hum, menekankan bahwa kegiatan lokakarya ini memiliki fungsi strategis bagi peningkatan kualitas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.

Lembaga yang  dipimpinnya akan memberikan dukungan penuh bagi para Dosen untuk dapat mengakses kegiatan dari DRPM. Beliau juga memberikan pengarahan kepada Dosen yang memiliki kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat agar tidak melupakan publikasinya melalui media jurnal ilmiah.

Lokakarya ini memiliki dua tahapan, yaitu tahap awal berupa bimbingan teknis penulisan proposal untuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat DRPM dan tahap kedua berupa pendampingan penulisan proposal. Tahap kedua lokakarya ini akan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2021.

Narasumber lokakarya ini adalah Dr. Muh. Rusnoto, M. Sn, dari UST Yogyakarta. Narasumber menyampaikan bahwa kunci penulisan proposal adalah ketepatan secaraa dministratif dan kualitas substansi proposal. Secara administratif proposal DRPM telah memiliki berbagai macam aturan yang harus dipenuhi dosen pengaju proposal.

Pada aspek ini ketelitian pada pemenuhan syarat-syarat administratif mutlak dilakukan oleh dosen pengaju proposal. Hal lain adalah kecermatan membidik permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemilihans trategi penyelesaian masalah.

Pada akhir lokakarya tahap pertama ini peserta mengajukan pertanyaan dan komentar kepada Narasumber. Persoalan-persoalan teknis yang dihadapi oleh dosen pengaju proposal dibahas secara tuntas.

Diskusi dan Tanya jawab ini juga memberikan pemahaman bagi civitas akademi tentang pentinganya kolaborasi antara dosen pada Perguruan Tinggi, baik secara internal maupun eksternal.