{"id":11338,"date":"2025-11-19T15:00:00","date_gmt":"2025-11-19T08:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/?p=11338"},"modified":"2026-02-23T11:41:50","modified_gmt":"2026-02-23T04:41:50","slug":"pemuda-karangwaru-didorong-jadi-pelaku-kreatif-melalui-penyuluhan-seni-promosi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/2025\/11\/19\/pemuda-karangwaru-didorong-jadi-pelaku-kreatif-melalui-penyuluhan-seni-promosi-digital\/","title":{"rendered":"Pemuda Karangwaru Didorong Jadi Pelaku Kreatif Melalui Penyuluhan Seni Promosi Digital"},"content":{"rendered":"<p>Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sukses menyelenggarakan kegiatan\u00a0<em>Penyuluhan Seni: Penguatan Promosi Digital sebagai Destinasi Wisata Budaya melalui Partisipasi Pemuda di Kelurahan Karangwaru, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta.<\/em><\/p>\n<p>Program ini berlangsung selama 12 kali pertemuan sejak Agustus hingga Oktober 2025, dan difokuskan pada peningkatan kapasitas pemuda Karangwaru dalam bidang fotografi, videografi, serta pengelolaan media sosial sebagai sarana promosi potensi seni dan budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen ISI Yogyakarta yang terdiri dari Amanda Amalia Faustine Gittawati, S.I.Kom., M.A., Mutia Nurdina, S.T., M.Sc., dan Helena Fitri Dewi.<\/p>\n<p>Penyuluhan ini bertujuan untuk membekali pemuda Karangwaru dengan keterampilan praktis dalam membuat konten promosi digital, agar mampu memperkuat citra Karangwaru sebagai\u00a0kelurahan budaya dan destinasi wisata seni. Peserta mendapatkan pelatihan bertahap mulai dari\u00a0teori dasar fotografi dan videografi,\u00a0praktik pengambilan gambar dan video, hingga\u00a0strategi pemasaran digital serta manajemen media sosial\u00a0di platform seperti\u00a0Instagram, TikTok, dan YouTube.<\/p>\n<p>Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi strategis di wilayah Karangwaru, termasuk\u00a0Karangwaru Riverside, yang menjadi pusat aktivitas seni sekaligus ruang publik yang memiliki potensi visual tinggi untuk produksi konten digital. Sasaran utama kegiatan ini adalah\u00a0para pemuda dan pemudi Karangwaru\u00a0yang memiliki peran penting dalam pelestarian budaya dan promosi wilayahnya. Mereka diharapkan menjadi penggerak utama dalam menghadirkan wajah baru Karangwaru di ruang digital.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58-2-1140x595.jpeg\" alt=\"\" width=\"1140\" height=\"595\" \/><\/p>\n<p>Kegiatan ini juga didukung oleh\u00a0Lurah Karangwaru, Bapak Anggit Safrudin, A.Md., serta masyarakat setempat yang ikut berperan dalam memfasilitasi kegiatan seni dan promosi budaya. Sebanyak\u00a015 peserta\u00a0terlibat aktif dalam penyuluhan, di antaranya\u00a0Nur Cahyo Syamsiyar, Muhammad Izzudin Al-Muqorrobin, Galuh Megawati Saputri, Arifin Putratama Rahmawan, dan\u00a0Elvina Azmi Putri.<\/p>\n<p>Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran yang konsisten dalam setiap sesi teori maupun praktik. Rangkaian kegiatan berlangsung selama\u00a0tiga bulan, dimulai pada\u00a05 Agustus 2025\u00a0dan berakhir pada\u00a012 Oktober 2025. Seluruh sesi dilaksanakan di\u00a0Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, dengan waktu pertemuan bervariasi antara pagi hingga malam hari menyesuaikan dengan jadwal peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa dan pekerja muda.<\/p>\n<p>Kelurahan Karangwaru merupakan salah satu\u00a0rintisan kelurahan budaya di Kota Yogyakarta\u00a0yang memiliki banyak potensi kesenian, seperti kelompok\u00a0jathilan,\u00a0tari tradisional, serta kegiatan tahunan\u00a0 Merti Desa. Namun, potensi besar ini belum terpromosikan secara optimal di ruang digital karena keterbatasan dokumentasi, strategi pemasaran, dan keahlian pengelolaan media sosial di kalangan pemuda. Melalui penyuluhan ini, ISI Yogyakarta berupaya menghadirkan\u00a0solusi konkret\u00a0untuk memperkuat branding digital Karangwaru, sekaligus memberdayakan pemuda agar memiliki kemampuan produksi dan komunikasi visual yang relevan dengan perkembangan zaman.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58-1-1140x595.jpeg\" alt=\"\" width=\"1140\" height=\"595\" \/><\/p>\n<p>Setiap sesi penyuluhan menggabungkan teori, diskusi, dan praktik langsung. Materi dimulai dengan pengantar pentingnya dokumentasi visual, dilanjutkan dengan pelatihan\u00a0fotografi dan videografi dasar. Peserta belajar komposisi, pencahayaan, hingga pengambilan video dengan teknik\u00a0<em>framing<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>angle<\/em>\u00a0yang efektif. Pada sesi berikutnya, mereka diperkenalkan dengan\u00a0konsep digital marketing, storytelling, dan strategi konten media sosial. Kegiatan puncak berupa\u00a0evaluasi dan presentasi hasil karya\u00a0menampilkan portofolio foto, video, dan pengelolaan akun media sosial resmi Kelurahan Karangwaru.<\/p>\n<p>Melalui bimbingan tim penyuluh, peserta berhasil membuat\u00a0bank data visual digital,\u00a0template desain media sosial, dan sejumlah\u00a0konten promosi yang kini telah dipublikasikan di akun Instagram Kelurahan Karangwaru. Dari kegiatan ini, terlihat peningkatan signifikan pada kemampuan teknis dan kreatif peserta. Mereka tidak hanya mampu menghasilkan foto dan video berkualitas, tetapi juga memahami bagaimana menyusun narasi visual yang menarik dan mengelola akun media sosial dengan strategi yang terencana. Hasil nyata lainnya adalah meningkatnya aktivitas digital Kelurahan Karangwaru dan meningkatnya kolaborasi antara akun resmi kelurahan dengan akun pribadi para pemuda.<\/p>\n<p>Kegiatan penyuluhan ini juga memberikan rekomendasi lanjutan berupa\u00a0pembentukan tim media kelurahan\u00a0yang terdiri dari para peserta pelatihan, serta penyediaan\u00a0modul digital pembelajaran\u00a0agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara mandiri di masa depan. Dengan dukungan penuh dari ISI Yogyakarta dan partisipasi aktif masyarakat, penyuluhan seni ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Karangwaru sebagai\u00a0kelurahan budaya berbasis digital. Semangat kolaboratif antara akademisi, pemerintah kelurahan, dan pemuda menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan di Yogyakarta.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12px;\"><em>Sumber: Tim Penyuluhan Karangwaru Yogyakarta 2025<\/em><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sukses menyelenggarakan kegiatan\u00a0Penyuluhan Seni: Penguatan Promosi Digital sebagai Destinasi Wisata Budaya melalui Partisipasi Pemuda di Kelurahan Karangwaru, Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Program ini berlangsung selama 12 kali pertemuan sejak Agustus hingga Oktober 2025, dan difokuskan pada peningkatan kapasitas pemuda Karangwaru dalam bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11339,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,230],"tags":[175,132,226,213,195,59,197,54,271],"class_list":["post-11338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-penyuluhan-seni","tag-isi-surakarta","tag-isi-yogyakarta","tag-kemdiktisaintek","tag-kota-yogyakarta","tag-lembaga-pengabdian-masyarakat","tag-lppm","tag-penyuluhan-seni","tag-perguruan-tinggi","tag-promosi-digital"],"featured_image_src":{"landsacpe":["https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58-1140x445.jpeg",1140,445,true],"list":["https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58-463x348.jpeg",463,348,true],"medium":["https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58-300x225.jpeg",300,225,true],"full":["https:\/\/lppm.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-10.34.58.jpeg",1280,960,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11338"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11350,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11338\/revisions\/11350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppm.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}