Pada tahun 2016 ini, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia menjalin kerjasama dengan Institut Seni indonesia (ISI) Yogyakarta. Bentuk kerjasama kedua institusi ini adalah penyusunan Grand Strategy dan Roadmap penatakelolaan Pusat Unggulan Ekonomi Kreatif (PU EKRAF) yang sedang di programkan oleh BEKRAF. Dari 16 Pusat Unggulan Ekonomi Kreatif yang diprogramkan oleh BEKRAF, ISI Yogyakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) selaku pengelola kerjasama mendapat kepercayaan untuk menyusun 3 (tiga) Sub Sektor Pusat Unggulan Ekonomi Kreatif, yaitu: Sub Sektor Pertunjukan, Sub Sektor Musik dan Sub Sektor Kriya.
Pada tahapan penyusunan Grand Strategy dan Roadmap Penatakelolaan PU EKRAF, masing-masing sub sektor (Pertunjukan, Musik, Kriya) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang beberapa pakar / praktisi maupun akademisi guna menghimpun setiap informasi sebagai sumber referensi. Pada setiap pelaksanaan FGD, ketiga sub sektor mengangkat judul / tema yang berbeda disesuaikan dengan kerangka penyusunan Grand Strategy dan Roadmap PU Ekraf.
Dalam perjalanannya, masing-masing sub sektor telah melaksanakan 2 (dua) kali FGD, dan pada tanggal 5-6 Desember 2016 ketiga sub sektor melaksanakan FGD tahap ketiga kemudian pada tanggal 7 Desember 2016 dilanjutkan dengan penyusunan Grand Strategy dan Roadmap Penatakelolaan PU Ekraf. Pelaksanaan FGD tahap ketiga serta penyusunan Grand Strategy dan Roadmap ini diselenggarakan di Hotel Horison Ultima Riss Yogyakarta.
dengan melalui beberapa kali pelaksanaan FGD dan rapat internal tim dari masing-masing sub sektor, maka akhirnya dapat tersusun Grand Strategy dan Roadmap Penatakelolaan Pusat Unggulan Ekonomi Kreatif dari ketiga sub sektor (Pertunjukan, Musik, dan Kriya) yang penyusunannya telah dipercayakan oleh BEKRAF kepada ISI Yogyakarta melalui LPPM ISI Yogyakarta selaku pengelola kerjasama.
[FAG id=426]
kontributor: Rully.Octa